Jumat, 04 Juli 2014

Menjadi Yang Terbaik

Siapasih yang gak mau menjadi yang terbaik dalam hidupnya ? Tentunya semua orang ingin sekali menjadi yang terbaik didalam hidupnya. Saya sendiri sangat menginginkan hal tersebut dalam diri saya, saya ingin kebaikan yang ada dalam hidup saya dapat membahagiakan orang-orang yang menyayangi saya. Memang sulit untuk bisa menjadi yang terbaik, tergantung juga dengan situasi dan kondisi yang ada dalam diri kita. Coba tanya hatimu, "Berapakah usiaku saat ini dan apa saja perbuatan baik yang udah membuat sekellilingku bahagia ?" Saya rasa banyak yang mengaku bahwa dirinya sudah cukup banyak melakukan hal yang baik bagi sekelilingnya. Termasuk saya sendiri, saya sering sekali memperhitungkan hal-hal yang mungkin menurut saya baik yang pernah saya lakukan, tapi itulah sisi buruknya. Banyak hal yang bisa kita lakukan dalam hidup kita untuk membuat orang bahagia, simple saja. Buat kamu yang sudah memiliki sepasang kekasih cobalah untuk Setia, karna itu hal kecil yang sangat sulit dilakukan untuk bisa membuat orang yang sayang dengan kita bisa bahagia. Renungan ini apabila kita mengerti dan kita berusaha untuk melakukannya didalam kehidupan kita sehari-hari kita sudah bisa menjadi yang terbaik. Melalui ayat Amsal 12: 21 "Orang benar tidak akan ditimpa oleh bencana apapun, tapi orang fasik akan senantiasa celaka."
Melalui bacaan Amsal ini, kita akan melihat bersama beberapa tipe orang dalam menjalani kehidupan ini :
  •  Orang Benar, tidak akan ditimpa oleh bencana apapun: asal manusia berusaha hidup benar dihadapan Tuhan, maka akan dimampukan untuk melewati berbagai peristiwa dalam hidup, sehingga bencana tidak akan menjadi bagian dalam hidup.
  • Orang Fasik, akan senantiasa celaka: orang yang mengandalkan diri sendiri dan tidak menyertakan Tuhan dalam setiap keputusan yang diambil, pada akhirnya akan mengalami kesusahan dalam hidup.
  • Orang Yang Dusta Bibir, merupakan keji bagi Tuhan: orang yangg gemar hidup dalam kebohongan dipandang sangat rendah bahkan dibenci oleh Tuhan.
  • Orang Setia, dikenan-Nya: setia disini diartikan kesetiaan manusia untuk tetap berusaha hidup didala kejujuran.
  • Orang Bijak, menyembunyikan pengetahuannya: dikatakan bijak karna orang tipe ini tidak hanya pandai bicara, tapi juga melakukan apa yang baikserta menjadi teladan yang baik.
  • Orang Bebal, menyerukan kebodohan: orang yang bebal tidak dapat dipercayai omongannya bahkan tidak dapat memberikan contoh yang baik.
Saat diperhadapkan denngan tipe orang diatas, tipe seperti apa yanng mau kita pilih? Pilihan kita menentukan tuaian apa yang akan kita terima nanti. Apakah kita hari ini menjadi saluran berkat Tuhan bagi banyak orang, atau sebaliknya kita menjadi batu sandungan bagi orang lain. Semuanya tergantung pada pilihan kita. Tapi tetap diingatkan: pilihlah untuk tetap menjadi yang terbaik agar kehidupan kita menjadi bermakna, baik bagi diri kita sendiri maupun bagi sesama.


Sabda Bina Umat GPIB 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar