Selasa, 08 Juli 2014

TITIK NOL

Percayakah, bahwa rasa BERSYUKUR itu adalah penghiburan yang paling ampuh saat kita berada dalam keterpurukan yang paling dalam ? Aku percaya dan aku sudah melakukannya. Dengan rasa bersyukur kita bisa membuka hati dan pikiran kita. Memang sangat sulit mengucapkan dan melakukan rasa bersyukur itu dalam kehidupan kita, apalagi ketika masalah yang silih-berganti dalam kehidupan kita masing-masing. Saat kita merasa tidak ada yang perlu disyukuri dari apa yang terjadi dan dari apa yang kita rasakan.
Aku tidak bisa mengungkapkan bagaimana rasa bersyukur itu mengubah semua masalah menjadi kebahagiaan dalam hidupku . Coba kamu lakukan sendiri ! Apa yang kamu rasakan ketika bersyukur dalam setiap perkara yang menerpa hidupmu.
Mungkin ini pelajaran yang bisa kita pelajai agar kita tidak merasakan bagaimana berada dalam posisi TITIK NOL. Mungkin kamu sudah paham apa itu TITIK NOL dalam kehidupan yang sedang kita jalani ini.
Titik nol adalah gambaran kondisi kehidupan manusia yang sedang berada dalam titik terendah baik itu secara mental-spiritual maupun jasmani.Kebahagiaan, kemapaman, kesehatan, yang dimiliki selama bertahun-tahun dalam sekejab tiba-tiba lenyap. Maka kehidupan demikianlah yang dikatakan Titik nol. Apakah dalam kondisi seperti ini kamu mampu mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yesus ? Karna pada saat-saat seperti ini manusia biasanya mengalami depresi berat dan sangat sulit bangkit untuk memperbaiki kehidupannya. Cerita dari Israel bisa menjadi motivasi bagi kita agar bisa belajar bangkit dari keterpurukan.
Israel berada dalam Titik nol. "Tulang-tulang kami sudah menjadi kering dan pengharapan kami sudah lenyap, kami sudah hilang," (Yeh 37 :11b). Begitulah gambaran kondisi mereka saat itu, Israel berpikir, Allah telah meninggalkan mereka dan membiarkan mereka ditawan. Negeri tercinta Yerusalem dan Bait Allah telah hancur, kemerdekaan sebagai bangsa dan kebanggan sebagai umat Allah musnah. Dalam kondisi seperti itu, Allah mengutus Yehezkiel untuk bernubuat tentang kebangkitan israel (Yeh 37:12-14) dari kematian iman dan harapan (Yeh 37:11). Kebangkitan Itu meliputi, menghidupan iman dan harapan umat israel dan pembebasan dari babelsehingga mereka dapat kembali ketanah Israel. Tindakan allah yang membangkitkan, menghidupkn dan membebaskan Israel bertujuan agar Israel kembali kepada-Nya.
Mungkin diantara kita sudah banyak merasakan bagaimana dalam keadaan dan kondisi dititik nol ini. Mungkin kebangkrutan, kegagalan dalam berumah tangga, sakit parah manahun, kehilangan jabatan atau semacamnya. Ketika saat itu datang pasti kita benar-benar kehilangan iman dan pengharapan dan tidak mungkin sanggup lagi untuk mengucakan rasa bersyukur kepada Allah. Seperti Israel yang menyalahkan keadaan, pasti kita juga akan seperti itu. Allah tidak akan membiarkan kita sendiri, sekalipun cobaan itu datang dan begitu berat untuk dihadapi, Dia itu ada untuk kita dan selalu menemani kita dalam setiap waktu yang kita lalui. Bersukur adalah cara yang palin tepat dalam menghibur diri. Tuhan Allah akan memperhitungkan rasa ucapan syukur yang kita panjatkan untuk-Nya dan akan membayar Titik Nol itu menjadi kebahagiaan yang pernah kita miliki. Bahkan kebahagiaan itu akan lebih indah daripada kebahagiaan yang pernah kita dapat sebelumnya. Tuhan Allah hanya menginginkan kita kembali kepada-Nya, agar kita jangan terlalu terbuai dengan kenikmatan yang kita dapatkan dari-Nya tapi kita juga lupa untuk mengucap syukur, jadikan semuanya menjadi pelajaran dalam kehidupan kita. Tetaplah bersyukur dalam segala hal .


Sabda Bina Umat GPIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar